Inilah sebuah Rumus yang Luaaar Biasa, rumus
tanpa uang, tanpa lama, mudah dan murah.
Ya.. Itulah Senyuman…
Kita tidak perlu untuk mengerluarkan uang
sepeser pun untuk hanya tersenyum. Kita hanya butuh beberapa detik untuk
mengubah bibir ini menjadi senyum Betapa mudahnya hal ini dilakukan. Tetapi
kenapa hal ini jarang di lakukan?
Muhammad SAW telah meluluhkan hati siapa
saja dengan senyuman. Beliau selalu menghiasi bicaranya dengan senyuman. Beliau
berhadapan dengan saudaranya dengan senyuman. Beliau bahagiakan saudaranya
dengan senyuman. Beliau tumbuhkan harapan dengan senyuman. Beliau menahan amarahnya
dengan senyuman. Bahkan beliau jadikan senyuman sebagai lahan perjuangan dalam
kebaikan. .Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,
“Senyummu di hadapan saudaramu adalah
sedekah” (At- Tirmidzi dalam Sahihnya)
Disaat kita tersenyum ada energi positif
yang kita berikan kepada orang di sekeliling kita. Bahkan dengan tersenyum ada
manfaat dan keajaban yang kita ciptakan. Namun, sedikit orang yang menyadari
itu…!
Senyuman pada hakikatnya adalah anugerah
indah dari Tuhan Yang Maha Indah. Dimana Tuhan sengaja mengindahkan kita
hamba-Nya dengan Senyuman.
ü FOR ME
Dengan
senyuman akan berdampak positif pula terhadap orang yang melakukannya, salah
satu diantaranya; kita yang selalu
dihiasi dengan senyuman akan tampak lebih menarik dan berseri- beri. Terlihat
ceria, sportif, bersemangat, memancarkan aura kepribadian, berfikir
positif dan hal- hal positif lainnya.
Inilah yang akan disebut dengan inner beauty.
Dan dengan berfikir
positif inilah akan menghasilkan perubahan yang begitu besar bermula dari
senyuman. Ketika hal itu dilakukan dengan baik, maka akan terjadi dalam diri
adalah mood dan perasaan yang baik, sehingga hal ini terjadi, bahwa senyuman
adalah sebuah langkah mengahsilkan pemikiran yang baik demi masa depan yang di
inginkan.
Bahkan
dengan senyuman Para Ilmuwan mengatakan bahwa ketika seorang manusia tersenyum,
maka ada 13 urat syaraf yang ikut bergerak. Namun, pada saat seseorang muram,
sekitar 47 urat syaraf yang ikut tegang. Sungguh, mengapa kita begitu tega
membuat jiwa dan syaraf- sayaraf kita tegang?
ü FOR THEY
Para ahli
Indra Perasa Manusia menegaskan bahwa seseorang yang banyak tersenyum akan
lebih mampu memberikan pengaruh positif bagi kehidupan orang lain, dibandingkan
dengan seseorang yang selalu berwajah suram. Maka dari itu, orang yang banyak
tersenyum disebut sebagai orang yang penuh kehangatan dan cinta.
Imam ibnu
Uyainah mengatakan: “Berwajah seri adalah pancing cinta. Berbuat kebaikan
adalah sesuatu yang mudah. Dan berwajah ceria serta berkata lembut menjadi
penegasnya.”
Dengan
demikian, senyum adalah kunci yang sangat mujarab untuk membuka hati manusia
dan meraih cinta mereka.
ü FOR FUTURE
Jika senyum
ini menciptakan keuntungan, maka berwajah muran menciptakan kerugian. Ini bisa
di buktikan dengan sebuh kisah berikut:
Para pekerja
sebuah supermarket di Paris menuntut agar upah mereka di naikkan. Pemilik
supermarket menolak dan tetap bersikeras tidak akan menaikkan upah karyawan.
Maka, semua karyawan sepakat untuk tidak tersenyum pada setiap pelanggan yang
datang, sebagai bentuk protes kepada pemilki supermarket. Aksi ini
mengakibatkan turunnya income perusahaan. Hanya dalam waktu satu minggu, income
supermarket turun sebesar 60% dari income pada pekan- pekan biasanya.
Dan
diceritakan dengan kisah lain;
Dale
Carnegie dalam bukunya yang terkenal, “Bagaimana Anda menadapatkan Teman dan
mempengaruhi manusia” menceritakan:
“Wajah
merupakan cermin tepat bagi perasaan hati seseorang. Wajah yang ceria, penuh
senyuman alami, senyum tulus adalah sebaik- baik sarana memperoleh teman dan
kerja sama dengan pihak lain. Senyum lebih berharga dibanding sebuah pemberian
yang dihadiahkan seorang pria. Dan lebih menarik dari lipstik dan bedak yang
menempel di wajah seorang wanita. Senyu bukti cinta tulus dan persahabatan yang
murni.”
Ia
melanjutkan, “Saya minta setiap mahasiswa saya untuk tersenyum kepada orang
tertentu sekali setia pekannya. Salah seorang mahasiswa datang bertemu dengan
pedagang, ia berkata kepadanya, “ Saya pilih tersenyum kepada istriku, ia tidak
tahu sama sekali perihal ini. Hasilnya adalah saya menemukan kebahagiaan baru
yang sebelumnya tidak saya rasakan sepanjang akhir tahun- tahun ini. Yang
demikian menjadikan saya senang tersenyum setiap kali bertemu dengan orang.
Setiap orang membalas penghormatakan kepada saya. Karena itu saya merasakan
hidup lebih ceria dan lebih mudah.”
Kegembiraan
meluapkan ketika Carnegie menambahkan, “Ingalah bahwa senyum tidak membutuhkan
biaya sedikit pun, bahkan membawa dampak yang luar biasa. Tidak akan menjadi
miskin orang yang memberinya, jsutru akan menambah kaya bagi orang yang
mendapatakannya. Senyum juga tidak memerlukan waktu yang bertele- tele, namun
membakas kekal dalam ingatan sampai akhir hayat. Tidak ada seorang fakir yang
tidak memilikinya, dan tidak ada seorang kaya pun yang membutuhkannya.”
Ahmad Amin
dalam bukunya yang berjudul Fadihul Khathir mengatakan, “ Orang- orang yang
murah senyum tidak hanya mendapatakan kebahagiaan untuk diri mereka sendiri,
namun mereka adalah orang – orang yang mampu bekerja keras dengan baik, lebih
kuat menanggung bebab dan tanggung jawab, lebih berani mengahadapi tantangan
dan menyelesaikan masalah.
Senyum tidak sekadar mempesona hati dan memperbanyak
kebaikan, menghapus dosa dan kesalahan, tapi ia berguna untuk melatih tabiat
manusia, menghadirkan kebahagiaan, kelapangan hati, dan mampu membuat manusia
menikmati indahnya kehidupan.
Abul I’d, Athif. Jatuh Cinta dalam Satu
Detik. Surakarta:Ziyad. 2014.
referensinya kalau bisa jangan pakai blogspot,dakwatuna masih bisa dipertanggung jawabkan. kalau bisa buku ya dan al qur'an. naskah oke lanjutkan
BalasHapusAlhamdulillah... jazakumullah mba... jadi gimana mba?? Gak pp ya mbak.. d ulang kembali penulisan.ya ... asal sudah sampai 15 lembaran yaaa...
BalasHapus